// API callback
av({"version":"1.0","encoding":"UTF-8","entry":{"xmlns":"http://www.w3.org/2005/Atom","xmlns$blogger":"http://schemas.google.com/blogger/2008","xmlns$georss":"http://www.georss.org/georss","xmlns$gd":"http://schemas.google.com/g/2005","xmlns$thr":"http://purl.org/syndication/thread/1.0","id":{"$t":"tag:blogger.com,1999:blog-4562681011204589043.post-7528550998174899424"},"published":{"$t":"2017-09-06T18:50:00.002+07:00"},"updated":{"$t":"2017-09-06T18:50:51.563+07:00"},"category":[{"scheme":"http://www.blogger.com/atom/ns#","term":"berita"}],"title":{"type":"text","$t":"Karena Ransomware Keamanan Siber Tidak Lagi Sekadar Fitur Tambahan "},"content":{"type":"html","$t":"\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cstrong\u003EJakarta\u003C\/strong\u003E: Sempat marak terjadi serangan \u003Cem\u003Eransomware \u003C\/em\u003Edi\n dunia banyak mendapatkan perhatian seluruh lapisan masyarakat, terutama\n pihak terkait dengan ranah teknologi dan keamanan siber. Perhatian \nserupa juga dihadirkan Red Hat terkait persoalan keamanan siber, yang \ndisampaikan hari ini, Selasa (5\/9\/17) di Mega Kuningan.\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"separator\" style=\"clear: both; text-align: center;\"\u003E\n\u003Ca href=\"https:\/\/blog.avira.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/your-money-or-your-data-750x354.png?x69254\" imageanchor=\"1\" style=\"margin-left: 1em; margin-right: 1em;\"\u003E\u003Cimg border=\"0\" data-original-height=\"354\" data-original-width=\"750\" height=\"302\" src=\"https:\/\/blog.avira.com\/wp-content\/uploads\/2016\/07\/your-money-or-your-data-750x354.png?x69254\" width=\"640\" \/\u003E\u003C\/a\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\n\"Serangan \u003Cem\u003Eransomware \u003C\/em\u003EWannacry dan Petya yang terjadi beberapa \nwaktu lalu, disebut Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara \numumnya dialami oleh perusahaan dengan \u003Cem\u003Esoftware propretiary\u003C\/em\u003E. Ini turut membuktikan bahwa software \u003Cem\u003Eopen source \u003C\/em\u003Ememiliki tingkat keamanan lebih baik jika dibandingkan dengan \u003Cem\u003Esoftware \u003C\/em\u003Epropretiary,\" ujar Country Manager Red Hat Indonesia, Rully Moulany.\u0026nbsp;\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cbr \/\u003E\u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv style=\"text-align: justify;\"\u003E\n\u003Cem\u003ERansomware \u003C\/em\u003Emerupakan salah satu tipe \u003Cem\u003Esoftware \u003C\/em\u003Eberbahaya\n dari kriptovirologi yang mengancam akan menyebarluaskan data korban \natau memblokir akses ke data-data mereka hingga korban membayarkan \nsejumlah uang sebagai uang tebusan kepada peretas.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\nSerangan \u003Cem\u003Eransomware \u003C\/em\u003Emelalui internet saat ini dinilai Rully \nsulit dihindarkan akibat era keterhubungan yang saat ini tengah dijalani\n masyarakat. Era keterhubungan tersebut menyebabkan informasi terkait \nindividu mau tidak mau dapat diakses melalui dunia maya. Hal ini memicu \nkeamanan siber tidak lagi hanya sekadar fitur, tetapi komponen yang \nfundamental.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\nRully menjelaskan, \u003Cem\u003Esoftware \u003C\/em\u003Eyang diciptakan melalui open source\n memiliki tingkat keterbukaan lebih baik dari software propretiary. \nTingkat keterbukaan ini sudah dimiliki oleh software saat menjalani \nproses pembuatan, sehingga memungkinkan pengguna lain ataupun pengembang\n lain untuk melihat baris komposisi kode yang terkandung pada \u003Cem\u003Esoftware \u003C\/em\u003Etersebut.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\nHal ini juga memungkinkan pengguna dan pengembang lain secara \nbersama-sama mencari solusi dan cara untuk mengatasi masalah saat \nmenemukan \u003Cem\u003Emalware \u003C\/em\u003Epada \u003Cem\u003Esoftware \u003C\/em\u003Etersebut. Keterbukaan tersebut juga disebut Rully menjadi faktor pendukung utama yang menyebabkan \u003Cem\u003Esoftware open source \u003C\/em\u003Esecara fundamental lebih aman jika dibandingkan dengan software propretiary.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\nSelain itu, \u003Cem\u003Esoftware open source \u003C\/em\u003Ejuga disebut Rully memiliki sifat unggul yang tidak dimiliki \u003Cem\u003Esoftware propretiary\u003C\/em\u003E,\n yaitu pertanggungjawaban dari pihak pengembang. Sebab, setelah satu \npengembang menciptakan produk berbasis software yang diperolehnya dari \nranah \u003Cem\u003Eopen source\u003C\/em\u003E, pengembang tersebut harus membagikannya kembali ke \u003Cem\u003Eplatform\u003C\/em\u003E.\u003Cbr \/\u003E\u003Cbr \/\u003E\nSifat unggul tersebut menjadi salah satu bentuk bantahan bahwa \u003Cem\u003Esoftware \u003C\/em\u003Eyang diperoleh dari \u003Cem\u003Eopen source \u003C\/em\u003Etidak dilengkapi oleh dukungan. Meskipun demikian, bukan berarti \u003Cem\u003Esoftware open source \u003C\/em\u003Eterjaga keamanannya 100 persen. Karena Rully menegaskan, pengguna perlu memastikan sumber \u003Cem\u003Esoftware open source \u003C\/em\u003Edibagikan oleh sumber terpercaya. \u003C\/div\u003E\n\u003Cdiv class=\"blogger-post-footer\"\u003Ehttp:\/\/feeds.feedburner.com\/co\/mFdp\u003C\/div\u003E"},"link":[{"rel":"replies","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.bungker.co.id\/feeds\/7528550998174899424\/comments\/default","title":"Post Comments"},{"rel":"replies","type":"text/html","href":"https:\/\/www.bungker.co.id\/2017\/09\/karena-ransomware-keamanan-siber-tidak.html#comment-form","title":"0 Comments"},{"rel":"edit","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4562681011204589043\/posts\/default\/7528550998174899424"},{"rel":"self","type":"application/atom+xml","href":"https:\/\/www.blogger.com\/feeds\/4562681011204589043\/posts\/default\/7528550998174899424"},{"rel":"alternate","type":"text/html","href":"https:\/\/www.bungker.co.id\/2017\/09\/karena-ransomware-keamanan-siber-tidak.html","title":"Karena Ransomware Keamanan Siber Tidak Lagi Sekadar Fitur Tambahan "}],"author":[{"name":{"$t":"Anonymous"},"uri":{"$t":"http:\/\/www.blogger.com\/profile\/09137279036646435366"},"email":{"$t":"noreply@blogger.com"},"gd$image":{"rel":"http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail","width":"16","height":"16","src":"https:\/\/img1.blogblog.com\/img\/b16-rounded.gif"}}],"thr$total":{"$t":"0"}}});